Laman

 photo tabfashion.png photo tabtumblr.png photo tabtutorial.png
 photo tabtutorial.png

Untuk Dia

Laki-laki yg aku kangenin, laki-laki yg slalu aku tunggu kehadirannya tiap malam dalam deringan telpon. Ternyata kata2 itu slalu jdi bumerang untuk diriku sndiri. Entah bagaimana mengungkap kan rasa kangen ini. 

Memang aku tau dri awal kita sudah beda. Tpi aku akan terus mencobanya sampai saat ini. Walau sering sekali rasa sayang ini berubah menjadi air mata. 

Bahkan ketika ego itu sudah menguasai hati ini. Ingin sekali aku menyerah... Ingin sekali aku mengakhirinya... Tapi entah dari mana datangnya keyakinan itu hingga sulit sekali mulut ini berkata Putus... Biarlah ALLAH yg menentukan. Biarlah waktu yg akan menjawab. Semoga apapun yg terbaik buat kita. ❤️

Dia bukan seseorang dambaanku, bukan juga apa yg aku inginkan. Mungkin sebaliknya juga begitu, aku bukan perempuan yang ia inginkan. Tapi mengapa kita bisa bertemu tanpa sebab? Mengapa pertemuan itu berlanjut sampai saat ini? 

Dan bisakah kita melanjutkan niat kita untuk mempersatukan hubungan ini menjadi halal? Bisakah????

H-30
Entah ini cobaan atau ujian?

Menghapus keraguan

Alhamdulillah... Waktu tak terasa begitu cepat berlalu. Entah kenapa hari H mendekati acara yg insya allah hanya sekali dalam hidupku mengapa amat terasa meragukan. Banyak sekali riwet ruwet dipikiran. Entah itu masalah keluarga, masalah persiapan, masalah tempat tinggal, bahkan masalah kehidupan setelahnya. Mengapa baru skarang kepikiran? Kenapa dulu aku ingin sekali menikah, mengapa dulu aku mudah skali bilang IYA, mengapa dulu senang sekali jika memikirkan pernikahan? Apakah itu karna nafsu? Astagfirullah....

Jika keluarga bilang ini terburu-buru, padahal aku sudah sampaikan dari awal tahun ini bahwa aku ingin mengakhiri masa "pacaran" (bukankan tidak baik jika berlama2 ?). Akupun tak mau seperti orang kebanyakan. Sudah bertahun2 pacaran tpi ternyata jodohnya bkn dgn orng yg sama. Jujur, baru kali ini aku tau namanya "pacaran" ini hal yg pertama buatku dan insya allah yg terakhir (itu cita2ku). Wah klo diceritain panjang nih! Yg kepo, buka ini aja deh One Forever.

Jika keluarga bilang aku masih kecil, padahal tahun depan umurku sudah menginjak 25th. (Bukankah itu sdh besar?) dan akupun tak ingin menikah lebih dri umur 25 itu. 

Jika keluarga bilang masa mau ngelangkahin kk? Memang ada kakak sebelum aku yg belum nikah. Saat ini usianya 26th tdk jauh beda dgn umurku. Dikeluarga memang tinggal kami berdua yg belum menikah. Awalnya akupun takut dibilang egois, tapi (bukankah nikah itu ibadah? Bahkan bukankah lebih baik disegerakan? Takut zina katanya). Tapi alhamdulillah kk ku pun mengikhlaskan ko, dia mau dilangkahi. Semoga kk dimudahkan jodohnya amin... 

Tapi saat ini keraguan yang tersirat dalam pikiranku adalah: 
1. Tempat tinggal. Yups abis nikah pastinya aku seutuhnya tanggung jawab suami dan dia berhak bawa aku kmna aja. Well, aku akan tinggal ditempat asalnya. Semoga aku bisa berbaur dengan kesehariannya, dengan keluarganya, dengan lingkungannya aminn....

2. Peranku sebagai istri. Hmm... Suami itu wajib menafkahi istri dan anaknya. Tapi aku tak boleh lupa dengan perannya sebagai tulang punggung keluarga. Yupz ini agak berat untukku, Dan mungkin ini juga ujian untuk calon suamiku untuk berlaku adil terhadapku dan ibunya serta keluarganya. Yah semoga kita bisa mengatasi ini semua amin...

3. Sikap dia. Dia ya dia calon suamiku. banyak yang bilang (hati2 "pacaran" dan nikah itu pasti beda sikapnya. Soalnya setelah nikahkan tinggal bersama, disitu pasti keliatan sikap aslinya). Wew! Serem juga... Apalagi selama ini kan kita LDRan jarang ketemu, memang banyak sih aku pun belajar mengimbangi, memahami, dan menuruti sikapnya saat ini. Yah entah deh... Aku ga tau harus ngomong apa lgi. Wkkwkk. Semoga kami terhindar dari keburukan aminnn...

4. Kerjaan. Sudah beberapa bulan ini aku ga kerja. Setelah keluar dari kantor sebelumnya beberapa minggu panggilan sana sini ada sih yang nempel kurang lebih 4 perusahaan. Hmm lumayan banyak ya. Tapi karna saat itu sudah di khitbah/lamar didpn keluarga (blom resmi sih). Jadi doi melarang kerja, karna memang nanti setelah nikah akupun tak boleh kerja dan dibawa langsung ketmpat tinggalnya. Ya sudah pasrah nurutin aja (padahal pendapat keluarga berbeda). Ya saat ini dia memang belum resmi jdi imamku ngapain ngatur? Tapi dipikir2 ga ada yg salah juga sih sama pendapatnya. Yasudah jalani saja selagi itu tdk merugikan Hehe. Kenpa sekarang malah pingin banget kerja??? Ngeliat tmn2 kerja disana sini, hura2 dgn hasil sendiri enak rasanya. Hmmm OMG! Ga kebayang nanti bakal jdi "IRT" huhu :'( Yasudahlah.... Semoga pahalanya mengurus anak dgn baik. Wkwkk

Kebanyakan itu sih yang ada dipikiranku. Yang laen masih aman terkendali wkwkk. Yah mungkin ini cobaan aja kali ya dibuat dilema. Toh niat kami menikah hanya ingin ibadah dan menjauhi zina insya allah. Aku percaya dia bisa jdi imam yang baik. May Allah Bless us!!!



Semoga Sakinah Mawaddah wa Rahmah itu tercipta dalam rumah tangga kami kelak. Aminnn allahumma aminnn... Minta doanya kawan2 semua. Semoga lancar terkendali. 

Makasih ^__^







Belajar ketulusan dari LILIN

Sempet sebel sama doi. Udah tau dia jga lagi susah ngapain bantu2 orang lain. Padahal dulu pas awal dia usaha lgi susah2nya gada juga yang bantu. Knpa skarang pda deketin and mnta bantuan?

Jadi gendek bgt denger ceritanya beberapa hari lalu usahanya lgi ditimpah musibah ada yg roboh, otomatis harus dibetulkan. Trus tiba2 hari ini bilang harus bantuin kknya modal usahanya kurang. Blom lgi hari selanjutnya dia bilang mau pinjemin jaminan buat kknya yg mau nyicil motor? What? Trus klo dia ga bayar cicilannya otomatis kmu dong yg bayar, secara itukan atas nama kamu. Ya ampunnn jadi orang kok baik banget sih?? Berkali-kali aku ngoceh kesana kemari. Aku ga ngerti pikirannya itu gmna. Dan disaat dia lgi fokus membesarkan usahanya, 1 cabang dia kasih begitu aja sama kknya yg katanya kerjanya keluar. Maksudnya?? Modal dan penghasilan yang sdh di raih dikasih gitu aja? Sedangkan saat ini juga dia lagi ngumpulin buat modal nikah kita kan? OMG! Gemes aku dengernya!

Ia menjelaskan, jika kita tulus memberi dan ikhlas dengan tidak berharap apapun. Dan hanya berharap pada pahala Allah saja. InsyaAllah  Allah yang akan membalasa dan menggantikan semuanya. Karna semua itu mudah bagi Allah. Lagian juga yang ia tolong bukan siapa2 itukan keluarga sendiri. Masa harus pelit sama keluarga? 

Bukan masalah pelit. Kamu sudah membiayai ibu dan adikmu aja aku sudah bangga, kamu membiayai seisi rumahmu aja aku bangga, dan karna tanggu jawab kamu itu buat aku jatuh hati. Masalahnya saat inipun kamu sedang butuh bukan? (Perdebatan demi perdebatan).

Bukannya aku perhitungan dengan keluarganya. Masalahnya Apa yg kita berikan bukankah itu jga yg kita dapat? Jadi kan ballance? Nah sekarang saat dia lgi butuh buat nikah apa ada yg bantu? Trus dulu pas pertama dia buka usahanya apa ada yg bantu modal atau seenggaknya supportnya kek. Enggak kan? Dari awal kita berdiri sendiri. Skarang kamu bisa buktiin. Dan sekarang kita udh seneng kenapa banyak bgt yg nikmatin? "Ya kan itu berkah?!" Beberapa kali perdebatan itu. 

Tapi setelah aku pelajari lebih dalam saat aku melihat lilin. Lilin dicari orang saat mati lampu. Lilin dicari orang saat tak ada cahaya satupun. Lilin selalu dicari hanya untuk menerangi. Tapi saat terang ia terlupakan, saat cahaya ada iya tak dipedulikan. Dan satu.... Lilin rela dibakar untuk menerangi yang lainnya. Iya rela punah untuk melindungi yang lain. Iya tak pernah mengeluh, karna iya diciptakan untuk itu. 

Aku mulai mengerti.  Aku mengerti betapa tulusnya si lilin sampai ingin membakar dirinya sendiri hanya untuk menerangi orang. Betapa luarbiasanya arti ketulusan itu. Iya sangat bermanfaat untuk orang lain sampai mengorbankan dirinya sendiri. Tidak meminta balasan apapun. Ikhlas apa adanya demi membantu orang lain. 

Mungkinkan dia seperti lilin?? Dibutuhkan saat dia punya. Dicari saat orang lain butuh. Tapi saat dia tak berguna, tak ada satu pun yang peduli. Saat dia butuh, dia harus berjuang sendiri untuk kebutuhannya itu. 

Subhanallah... Semoga kamu dan si Lilin dicatat sebagai amal kebaikan dan dicatat sebagai salah satu ahli syurga amin...



I proud of you.... 


Mencoba melawan arus

Bulan-bulan ini pikiran tak henti henti bercabang. Lari kesana kemari serasa tak ada ujungnya. Masalah satu blom kelar, sudah ada masalah lain. Apalagi aku orangnya baperan ga bisa move on klo blom kelar. Rasanya kayak dikejar-kejar hutang, padahal itu bukan hanya masalah pribadi. Klo dipikir-pikir ngapain juga mikirin masalah orang lain? Masalah pribadi aja yang lain seolah tak peduli. Hmm ok skarang stop...!!! Fokus sma masalahmu saja!

Ok sdikit curhat pikiran yang slama ini berputar membuat tidur tak nyaman yang akhirnya insomnia. huft_ Cukup kesel sama keluarga tentang perdebatan calon dan perkawinan. Rencana yang tadinya sudah mantap, akhirnya ditarik ulur hanya karna menunggu kesepakatan keluarga! Aku tahu, perkawinan itu bukan hanya menyatukan dua insan tapi menyatukan dua keluarga besar yang berbeda adat, perbeda pandangan, berbeda segalanya. Tapi bukankah Rasulullah SAW saja memudahkan perkawinan itu sendiri? Karna itu merupakan sunnahnya??? Hmm aku baru sadar, ternyata banyak orang yang mengesampingkan pernikahan, karna prosesnya seribet ini. Huft_

Yang aku ga setuju sih bukan masalah proses pernikahan itu sendiri, tapi masalah pemahaman dan gaya hidup. Aku tau, dizaman skarang ini wajarlah klo orang lebih berfikir hedonis lebih memajukan kesenangan. Dan hal yang aku takutkan itu terjadi. Dari awal bertemu dengan si calon, tak ada sama skali minat untuk berhubungan lebih dekat. Karna aku melihat bibit bebet bobotnya dan pemikiranku waktu itu sama seperti pemikiran keluargaku saat ini. 

Tapi... Ada hal-hal yang aku kagumi dari pria ini, yang pertama ia sangat menghormati ibunya setiap penghasilannya selalu diberikan semua kepada ibunya ("ibu ini penghasilan saya ibu mau ambil brapa pun silakan, saya sisanya saja"). Hal itu yang menggugah hati saya, bukankah jika laki2 sangat menghormati, mengasihi, dan menyayangi ibunya dia akan lalukan itu juga pada istrinya?

Yang kedua, ia menjadi tulang punggung untuk ibu dan adiknya, padahal kakak2nya banyak (Masalah ini yang hampir menyerupai masalah keluargaku) tpi dia tetap lapang dada menjalaninya tanpa beban sedikitpun.

Yang ketiga, ia selalu bilang tak punya apa2 selalu rendah hati. Dia bukan orang yang membanggakan apa yang orang tuanya punya karna itu bukan hasil keringatnya. Dan ia slalu bangga dgn apa yang dihasilkannya sendiri bukan milik orang tua ataupun keluarganya. (Padahal keluarganya lumayan). Itu yang slalu aku pelajari dari sikap dan tingkah lakunya. 

Zaman skarang masih ada orang yang tidak mau bangga dgn hasil orang tuanya, tapi lebih bangga punya sendiri. That's amazing!!! Padahal anak-anak zaman skarang mereka berbangga atas fasilitas yang orang tua berikan tanpa mereka berkerja keras. Uh cemen!!! Hihi

Yang terakhir, kehidupan yang sangat sederhana. Ini yang membuat aku ingin berubah seutuhnya. Aku ingin berubah menjadi lebih baik. Saat inilah pikiranku berubah 80%. Dia orang baik, dia orang yang mau bekerja keras, dia orang yang bertanggung jawab, dia orang yang penyayang, dia orang yang bisa membimbingku kearah yang lebih baik. Tapi dia bukan orang kaya, dia bukan orang yang berpendidikan, dia bukan orang yang mapan, dia bukan orang yang ganteng dan dia bukan orang yang sempurna. 

Sering ku ceritakan apa yang keluargaku katakan untuk dirinya, tapi dia selalu tersenyum melihat segalanya positif. Ia tak marah sama sekali, walaupun aku tau hatinya pasti sedih. Bahkan dia yang menyuruhku untuk tidak benci pada keluargaku, ia yang selalu menasehatiku untuk tak boleh jauh dari keluargaku, ia yang slalu mengajariku tak boleh kasar dengan kakak2. Walaupun hinaan yang ia terima dri mulut kakak2ku. Subhanallah... Semoga ALLAH menambah pahalanya. 



AKU MELIHATNYA BUKAN DARI HARTA

Aku tak perduli apa kata orang bahkan apa kata keluargaku sendiri. Karna yang aku cari bukan bos, tapi aku cari imam untuk kehidupanku selanjutnya. Imam untuk diriku, imam untuk anakku dan cucuku kelak. Kuteguhkan diriku untuk tetap bertaut padanya dengan segala kekurangannya. 

I LOVE YOU COZ ALLAH SWT

Trimakasih Tuhan atas nikmat ini. Semoga ini juga pilihanMU GOD... Amin ya rabbal 'alamin...

Ko curhat dimedia online?

Ada orang yang bertanya seperti judul diatas. Kenapa sih ko curhat dimedia online, blog itukan kosumsi publik bisa dilihat siapa aja? 

Yupz akan aku tanggapi segera. Sebenernya awalnya dibuat blog ini karna cuma pingin ikut2an aja waktu pertama boming. Seiring berjalannya waktu, blog ini jadi pindahan buku diary gue. Karna buku curhatan gue sudah menumpuk dan sayang klo dibuang, akhirnya gue salin ke blog ini. Kan gue orangnya suka banget coret-coret sana sini. Nah berhubung adanya blog ini, gue ga perlu cari-cari buku lagi. Tinggal buka hp ato lappy and coret-coret dah apa yang gue mau. Bermanfaat juga ya ini blog.

Ya tapikan curhat itu bukan privasi lgi. Jdi kosumsi publik? Yupz that's right! Sebenernya bisa aja jdi pribadi dengan tidak dipos. Entah kenapa gue merasa nyaman-nyaman aja sih toh semua tulisan gue kan ga menyinggung siapapun dan ga ada kata-kata kotor ato yang tidak sopan kan? Yang penting tidak mengandung SARA ya? Hihi

Sebenernya dibalik ini semua, buat gue intropeksi juga kedepannya. Trus buat media sharing ke orang *ga penting juga sih :D. Dan buat gue belajar lebih memahami hidup *lebay. Yah pokoknya selama itu ga mengusik ketenangan orang, why not? Ya mungkin gue udah ngumbar-ngumbar aib keluarga sendiri sih. Padahal seharusnya kan simpan aib saudaramu ya? Hmm... Jdi dilema :'( Abisnya gue ga tau mau curhat sama siapa lagi :'( *lebay. Yah biarin ajalah klo mikirnya positif, pasti positif aja. Klo negatif, ya negatif. Setiap keluhan yang gue tulis, pasti ada semangat dibawahnya. Jadi emang ga punya niat apa-apa. Cuma ingin menumpahkan apa yang ada dibenak. Awal ngeluh, ujung2nya balik ke Allah. Bagaimana iman diuji :D



Pokoknya ambil manfaatnya aja guys. Buang negatifnya ya. Ga perlu takut jika kau tak salah. Maafkan daku jika selalu lebay dan ngeluh terus. Mudah2an kita bisa lebih baik lagi kedepannya. 

Makasih sudah mampir dan baca blog yang ga penting ini. Salam ukuwah ^_^

From Ima
Life Learner

Balasan itu pasti

Berbulan-bulan masalah ini tak berujung jua. Bahkan bertahun-tahun hidupku dalam keadaan seperti ini. Entah sampai kapan ini akan berakhir. Yups aku mengerti dan sangat mengerti. Setiap orang pasti punya masalah, dan setiap keluarga pasti ada masalahnya masing-masing. Tapi kenapa selalu tak ada penyelesaian? Dan selalu harus ada yang terluka.

Sepeninggalan ayah 15 thn lalu menjadi luka bagi semua keluarga. Kami benar-benar kehilangan sosok seorang ayah. Kakak laku-laki yang seharusnya menggantika tanggung jawab ayah, ternyata nihil tak ada satupun yang dapat diandalkan. Malah semua masalah bermula dri mereka *miris. 

Satu demi satu sikap kakak2ku mulai berubah, semuanya terlihat egois tak ada yang peduli dengan anggota keluarga lain. Karna luka mereka yang cukup dalam dan sulit termaafkan. Keadaan ini diperparah dengan sikap ibu yang pilih kasih, bahkan ibu dikorbankan demi kepentinganya masing2. 

Tahun 2009 tahun dimana puncak ujian yang bertubi-tubi. Kesulitan demi kesulitan harus dimakan bersama. Bahkan ibu jadi korban keganasannya. Hingga akhirnya ibu menyerah di tahun 2012 (ini lebih baik dri pada ibu selalu tersakiti). Dan tahun-tahun ini pun dimana aku sebagai anak terakhir harus mengerti keadaannya. Aku harus berubah 80% untuk belajar memahami apa yg terjadi. Suatu guncangan yang hebat buatku seolah2 kepalaku dipenggal. Tapi bagaimanapun harus dilalui "life must go on". 

Entah harus menyalahkan siapa. Berkali-kali imanku diuji, aku harus menanyakan pada ALLAH apa hikmah dibalik ini semua? Kenapa begitu sulit? Tapi bagaimanapun "Innalillahi wa inna ilahi raajiun" semuanya milik Allah dan akan kembali kepadaNya. Tak ada hakku untuk meminta orang tuaku kembali. Berkali-kali imanku naik turun dengan keadaanku seperti ini. Astagfirullah...

Kenapa sih jdi begini? Bertahun-tahun berputar pada masalah yang sama. Kenapa? Setelah aku pahami, ternyata ini bukan dari masalah internal. Tpi masalah eksternal keluarga, banyak yang notaben nya iri dengan keluargaku dan mereka ingin menguasai harta benda yang sudah berhasil ortuku kumpulkan. Jadi banyak lemparan batu dari luar yaitu adu domba lah, menghasut lah, dan menguasai orang-orang yang tak bersalah dikeluarga. Akhirnya ancur lebur. Timbul sikap keegoisan satu demi satu. *Jahat banget ya mereka. Ternyata orang-orang seperti itu memang ada. Bahkan tak tanggung-tanggung. Ada yang menggunakan ilmu hitam untuk mengacak-acak keluargaku. Hmm... Dulu emang ga percaya sama yang namanya beginian. Tapi ternyata itu memang ada. Percaya ga percaya memang itu terbukti. 
Naudzubillah.... Semoga Allah masukkan mereka ke neraka paling dalam. Dibalas seberat-beratnya di dunia dan diakhirat. Amin allahumma amin. 

Setelah curhat dengan Allah, buka Al-Quran tiba-tiba ayat itu yang muncul. Seperti jawaban langsung dri Allah. Alhamdulillah Allah sudah menjamin. Aku lebih tenang sekarang. Dan tambah yakin bahwa pembalasan itu pasti ada! 

Semoga pembalasan itu lebih sakit dari apapun. Semoga mereka sadar apa yang mereka perbuat. Mungkin saat ini mereka bisa tertawa diatas penderitaan orang. Tapi Allah Maha Mengetahui, Malaikat sudah mencatat. Dan semua pasti ada balasannya. Aminn

Design Kebaya Muslim Wedding

Hari ini lagi mood banget mikir mikir persiapan. Persiapan apa tuh? Entar juga kalian tau. Hehe. Soalnya ga mau gue ceritain dulu, takut-takut ada hal yang ga diingin kan. Hehe...

Nah enggak tau kenapa tiba-tiba tangan pingin banget corat-coret, karna mungkin udah lama banget ga gambar- gambar lagi. Trus imajinasi udah agak mulai surut, tapi tiba-tiba hari ini mood nya bagus. Langsung deh bongkar-bongkar buku gambar and cari2 pinsil pengapus akhirnya ketemu juga. Peralatan gambar ini terlihat sudah sangat usang sekali dengan debu yang menumpuk, huft. Maaf kan aku tdk bisa mengurus kalian *lebay. 



Kalian tau kan kenapa gue punya peralatan yang lumayan agak lengkap ini? Yups! Karna emang dlu gue pernah pingin jdi designer baju ato tukang jahit. Ahaha. Yah berhubung ga didukung sama emak and keluarga gue, akhirnya menguburkan itu.... Hiks... Hiks... Hush ga usah baper. Hihi... Tpi sebenernya buat design bukan itu sih pralatannya. Itu cuma buat gambar biasa. Yah karna peralatannya lumayan mehong alias mahal akhirnya gue beli yg murah meriah aja, yg penting ada warnanya :D

Yups hari ini gue corat2 pingin buat kebaya ceritanya mah. Soalnya takut di penyewaan baju kebaya nanti kagak ada yg muat di badan gue. Ahaha udh nyiapin. Akhirnya gue buat sendiri dah. Nah ini dia penampakannya... Tadaaaa....


Rencananya sih pingin banget pake mahkota adat sunda itu lho... Biar jenong gue kagak keliatan and bisa sejajar dengan pipi. Hihi. Nah itu kebayanya putin and rok dalemnya batik gitu kira2 coklatlah ya. Blom gue warnain masih asli :D Baju kebayanya sih biasa aja. Sama kayak yg lainnya kebayanya panjang melebihi kaki pinginnya sih kayak gaun gitu lho. Ini kebaya muslin jadi dalemnya gue mau kasih full puring/bahan satin. Jadi ada lapisannya biar ga teransparan and ga nambah2 pake daleman kayak biasanya itu. Untuk rok batiknya itu rencananya rok ya bukan songket, klo pake songket ribet guenya ga bisa jalan diiket2. Jadi gue mau buat rok duyung biar kakinya berbentuk ga bulet2 ahhaa. Trus gue pinginnya sih jilbabnya menutupi dada biar ketutup badan gue yg gede and biar ga timpang sama lengan yang super. Hahaa


Nah klo dari belakang looknya kayak gaun gitu. Gue tambahin pita besar tapi itu kayak iket pinggang aja, kagak dijait biar fleksibel. Sengaja pitanya dibesarin biar ga kebanting sama badan gue yang besar. Hehe... 

Ok kira-kira gitu deh deskripsinya. Entah nanti terwujud ato enggak tergantung baju sewa and cost budgetnya and waktunya cukup ato engga. Hehe... Yang penting persiapan aja dulu. Nah ini dia penampakannya setelah diwarnain.




Wow! Kenapa warnanya berantakan gitu yak? Trus kenapa ada bintik2 and warna kuning itu ga jelas? Iya sebenernya warna kuning and bintik2 itu jadi corak kebayanya, berhubung gue ga bisa gambar detil nya gmna jdi ya asal2 aja yah. Hehe... Yah yg penting kira2 gitu deh yang ada di otak gue. Pokoknya kebayanya warna putih dengan corak gold, and songketnya warna coklat, pas banget buat akad nikah ya. Hihi. Mudah2an next time gambar gue lebih bagus lagi yak :D

Udah segitu dulu celotehan gue hari ini.
Thank youuuuu.... Muahhh 

Undangan Pernikahan Shabby Chic

Berhubung pingin banget memperkecil budget, biar banyak sisanya buat honeymoon ato liburan lah. Makanya klo bisa segala sesuatu buat sendiri. Klo bisa sih, hehhe... selain itu sempet gue cari2 juga design undangan yang sesuai kemauan gue trnyata susah. Walaupun ada, harganya lumayan. Bisa sih, tpi ga jdi hemat dong. Wkwkk *pelit amat. 

Kebetulan juga kakak ipar gue *eh maksudnya calon :D. Doi punya percetakan, wow seneng banget gue dengernya akhirnya semangat design sendiri dah. Bisa hemat berkali2. Ahhaa. Trus kan bisa juga klo nantinya mau diseriusin, bisa buka bisnis nih. Hihi aminnn....

Nah berhubung gue suka banget warna pink, jdi undangan gue pinky yg betema shabby chic. Soalnya shabby chic itu lucu banget warnanya cerah2 and colourful. Rencananya undangan akan dibedain yang buat temen2 sama orang tua. Untuk teman2 gue design sendiri. Tapi klo buat ortu, langsung aja pesen yg udah ada lebih formal gtu. Kira2 gini nih penampakannya yg gue bikin buat temen2.



Masih kurang amplopnya nih. Soon deh ya, nanti gue upload lgi. Kira-kira gitu deh yang ada diotak gue. Tpi blom fix sih masih corat-coret buat lagi yg laen, jaga2 takutnya si calon kagak setuju. 

Ok sekian dlu celotehan gue. Thanks banget yang udah baca tulisan ga penting gue. Hihi 

Klo bisa, jgn lupa tinggal kan jejak. Klo ada yg berminat, bisa custom hubungi nomer dibawah ini! *eh enggak deng, canda Hihi

 Thanks love!

Kembali ketitik nol

Ima kemana aja ko ga keliatan? Sibuk apa sekarang? Diajak nongki selalu nolak, diajak jalan juga tumben banget. Biasanya paling getol kalau soal travel.

Yupz itu beberapa pertanyaan teman-teman saya. Memang, akhir-akhir ini saya lebih suka di rumah ga kerja dan ga jalan kemana-mana. Trus ngapain aja dong? Ga bete?

Yah awalnya sih bete banget. Tapi saat ini banyak renungan, rasanya banyak yang harus saya perbaiki atas diri saya. Sebenernya sih klo di rumah selalu banyak bapernya. Inget orang tua lah, inget keluarga yang entah kemana lah, inget utang numpuk *ups enggak sih :D. 

Sebenernya lagi pingin sendiri aja. Pingin balik ketitik nol. Setelah dipikir-pikir ternyata sampai saat ini saya sudah melampaui batas. Jadi harus balik lagi, ga boleh jauh-jauh melangkah, nanti takut lupa :D. Apa sih maksudnya balik ke titik nol? 

Hmm... Jadi gini lho. Setelah jauh melangkah, salah jalan, pastilan harus balik lagi? Klo ga cepet-cepet balik, nanti malah lupa jalan kan? Yups kiranya seperti itu lah. 

You know me so well lah :D. Setelah ditinggal ortu, dan kakak sibuk semua, sufah tak ada yang memimbing, jdi saya belajar dari lingkungan. Salahnya, kadang saya selalu mengikuti lingkungan yg saat itu saya bernaung. Jdi klo lingkungannya baik, saya ikut dan begitupun sebaliknya. *ups sebenarnya ga boleh nyalahin lingkungan ya. Salahkan diri sendiri yg bisanya jdi bebek. Hihi

Yah seperti itu kiranya, dipikir-pikir usia saya saat ini bukan usia muda lagi. Usia saat ini menuju dewasa, bahkan beberapa bulan lagi nambah umur *OMG! Seolah2 ga mau tua. Ahaha. Yups jdi momennya pas juga mau puasa dan menjelang Lebaran. Insya Allah bulan-bulan ini dimanfaatkan untuk "Hablu minallah" dlu ya. Insya Allah setelah Idul Fitri "Hablu minannas" nya terjalin lagi. Bner kan? Hablu minnallah dlu baru hablu minannas kan? :D. 

Jadi insya Allah bulan Ramadhan ini mau fokus. Ya emang sih sebenernya banyak2 melakukan kebaikan. Hmm liat nanti deh klo ada saur on the road ato baksos lagi bisa ikut ga ya? :D *ga bisa nolak. Tpi klo bukber mikir2 dua kali lgi ya. Klo gratis sih gpp *ups ahaha (canda). 

Ok thanks temen-temen semua. Siapapun kamu yang membaca ini, thanks ya udh mau baca blog ga penting ini. Anyway salam kenal. Salam ukuwah :D. Yang penasaran mau jdi temenku bisa invite pin aku lho. *promosi ahhaa


Ga apa2 lah ya. Banyak teman-banyak rezeki. Banyak silaturahmi, banyak amal insya allah. Udh dlu cuap-cuap kali ini. Assalamualaikum.



Jawaban kegalauan. Jodohkah?


Hari ini aneh bin galau. Bulan ini menjadi bulan dimana aku berfikir ulang tentang hubungan yang sudah hampir 3th dijalani. Hmm bukan jalan yang panjang sih tapi ngedenger cerita teman-teman dri pada lama2 dan belum tentu jodoh, mendingan sudahi 😭. 
Banyak sharing dri orang2 berpengalaman, kebetulan saat itu pun entah kenapa aku merasa ragu akan sikapnya. Dri pada jalan lebih lama mendingan harus cepet ambil keputusan. Entah kenapa selalu kusembunyikan pikiranku yg sudah dua minggu ini bersemayam, setiap ingin diskusi dgnnya selalu saja tak ada kekuatan. 

Ternyata ga perlu pake kode2an, ga perlu ngomong langsung, cukup curhat ke Alloh dan langsung ada jawabannya. Minggu ketiga saat kegalauan sudah diujung tanduk. Subhanallah banget tiba2 berbulan-bulan ga ketemu telpon cuma seadanya tiba2 bilang serius bulan mei ini mau ketemu keluarga ku bahkan langsung bilang minggu ini! Awal mei. Wew! Takjub! Mungkinkah ini jawaban dri Nya? Alhamdulillah... 

Kegalauan yg pertama sudah dijawab oleh Allah tinggal kegalauan yg kedua.

Akhir tahun 2015 dimana si teteh sebelum aku (yg belum nikah tinggal aku sma siteteh) bilangnya mau nikah, tpi sampe sekarang itu blum terjadi. Akhirnya aku pernah bilang ke kk yg lain, aku pingin nikah paling lambat di 2017 mengingat usiaku sudah 25 tahun dan memang sdh kutetapkan menikah harus di bawah usia 25 ga boleh lebih 😁. Nah trus jawaban dri kk ku "klo bisa nikahnya jgn ngelangkahin si teteh soalnya dia mah orangnya lelet, klo diduluin pasti lama lagi". Hmm emang sih si teteh itu orngnya lelet bgt. Klo kmna2 pasti terakhir klo janjian sma dia psti meler bgt wktunya, ga usah jauh2 deh masalah kuliah aja yg wisuda duluan aku. Padahal doi masuk thn 2008 baru lulus 2015. Ampun dehh 😓 seharusnya udh S2 tuh ahahaa. Nah pas kemaren aku nyampein rencana nikahku ke kk yg pertama, agak ga enak gtu jwbannya. Berhubung minggu pertama di bln mei ini longweekend, jdi keluarga sibuk liburan jdi insya allah bulan kedua. Aku tetep positif thinking aja sih, mungkin bener2 krna sibuk. Tpi sayangnya sampai hari ini ga ada sepatah dua patah kata yang keluar dri kk ku, pas ketemu langsung pun ga ada keinginan untuk membahas masalah itu. Mulai negatif thinking. Apa bener gara2 si teteh ga boleh dilangkahin? Tpi bukankah niat baik harus disegerakan? Dri pada hubungan lama2 nanti takut zina 😭 lebih baik dihalal kan dulu kan? 

Entah lah kita liat aja nanti minggu kedua dan seterusnya bagaimana sikap keluargaku. 

Aku tulis ini hanya untuk melontarkan curhatanku saja. Entah siapa yg akan mendengarkan tpi setidaknya aku tau, Alloh Maha Pendengar. Insya Alloh akan menjawat yg kesekian kalinya. 

Minta doanya temen2 semua. Walaupun aku tak tau dan tak kenal siapa yg membaca blog ku ini. Tpi aku cuma bisa bilang terimakasih banyak sudah mendengarkan celotehanku. 
 Thanks ❤️



Mengerti dan Menerima = Ikhlas

Ada satu titik dimana aku harus mengerti.
 
Aku harus mengerti ini hidupku.
Aku harus mengerti ini jalanku.
Aku harus mengerti ini sudah takdirku.

Aku harus mengerti ini yang terbaik...

Tidak ada alasan untuk mengeluh
Tak ada alasan untuk menghindar
Tak ada alasan untuk menyalahkan

Tapi...
Aku harus bertahan
Aku akan tetap bertahan
Saat ini dan seterusnya...

Karna hidup ini indah jika kita bersyukur

Jangan lupa bahagia 😇
May Alloh bless me 


My Zumber My Family

Sebenernya nulis ini udah lama, kira-kira seminggu sebelum perpisahan di Zumber. Waktu itu kirain udah di publish, ternyata belum ke save dan keapus damn! *huft cape deh. Mau nulis lagi udah ga mood, soalnya waktu itu kata-katanya udah bagus banget kerangkai. Ahaha

Ok sebenernya di tulisan ini cuma mau ceritain tentang kantor ke dua gue and kantor yang asyik dan gokil. Sesuai dengan judul ini My team My family. Yups karna disini gue udah ngerasa kayak keluarga banget, orang-orangnya asyik sumpah! Trus kepo-kepo lagi. Ahaha. Yang lebih enjoynya lgi disini ga ada tuh namanya atasan dan bawahan, yang atasan ga mau diperlakukan atasan, dan yang bawahan dibimbing. Pokoknya asyik deh banyakan waktu sharing dri pada kerjanya. *buat gue ya. Krna gue ga pernah kerja *ssttt... Ahaha

disela2 kerja, Foto ini diambil pas musim2nya valentine
dan kita mau ikut lomba. hehe cute kan? 
Jadi gini ceritanya, Dikantor ini kita punya pak bos yang super baik namanya Bpk. Suhardi.Ng. Kenapa gue bilang doi baik? Karna doi ga pernah marah sedikitpun! Ajaib kan? Selain itu, si bpk direktur kita ini kata-katanya lembut banget ga pernah sedikitpun nada tinggi ato ngebentak. Keren kan?

So yang kedua om denny. Selaku system analis. Sebenernya doi jarang dikantor sih, jdi gue ga terlalu kenal. Hehe. Tpi so far asyik juga, klo kita becanda doi ikutan nimbrung. Pokoknya diZunber ini ga ada yg diem deh selalu rame. Hehe. 

Selanjutnya yang dituain yaitu om Shadri. Selaku PMnya, doi sih bukan ayik lagi udh expert banget. Ya menurut gue sih kantor rame karna doi juga sih. Om shadri ini ga pernah bisa diem, selalu sharing, selalu becanda, selalu berantem sma mpok fatma. Pokoknya selalu selalu deh ya rada bawel gtu, tpi bawelnya asyik ga nyebelin. Ahaha. Ini rajanya yang suka ngebully temen2 di kantor. Ya karna doi suka becanda, jdi siapapun lawan bicaranya pasti dibully abis2an. Makanya hati2 ya klo kalian ketemu orng ini. Hihi

Senior web programer yaitu om Dimas. Si om yang satu ini orangnya rada diem, kagak suka ngomong klo ga ada yang duluin, ga suka becanda klo ga ada yang mulai, tpi klo udah becanda asyik juga. Klo doi lebih suka sharing, lebih suka cerita, gue nih yang paling suka klo sharing sama doi. Soalnya doi kepo juga sih, jdi agak rese juga ahhaa. Mba fatma juga mengakui kok bahwa om dim ini orng nya kalem. *Cielah ga tau aja dia. Hihi Thanks Om Dim udah mau ngedengerin celotehan gue. Thanks udah mau sharing sama gue. walau kadang kagak jelas.

Mas Aziz, sebenernya doi udah resign beberapa bulan yg lalu tpi walaupun udh pindah kantor, doi masih sering maen2 ke ZumberIT. Ya karna orngnya asyik2, jdi gagal move on. Hihi. Yups mas Aziz ini web programer dan doi keren apa aja bisa lho! soalnya gue pernah baca CVnya *sstt jgn bilang2 ya :D. Nah, mas aziz ini salah satu yang demen banget ngebully gue. Setiap apa yang gue omongin, doi selalu sangkal kata2 gue dengan gaya2 alaynya. Dia yang ngatain gue alay *padahal dia sendiri yg alay :p. 

Klo ngomongin mas Aziz, gue langsung inget si kokoh sonson ato mas Jhonson. Karna ga pantes dipanggil mas, akhirnya gue panggil kokoh :D. Nah kenapa gue langsung inget doi? Yups soalnya orang pertama kali yang ngebully gue dikantor itu si kokoh ini lho! Dari pertama gue masuk kantor sampe mau keluar lagi masih aja *OMG! Trus gara2 dia juga semuanya ikut2 ngebully. Karna setiap mau ngebully gue doi selalu ajak2 yg larn biar ikut2an *tepok jidat. Udh kebayang dong orangnya gimana? Pasti! Orangnya pasti cerewet bin bawel. Walaupun dia cwo. Hihi. Apalagi klo doi lgi pusing, pasti obatnya ngebully gue *WEW! Btw doi ini satu2nya android mobile programer yang merangkap iOS jga lho! Keren kan? Thanks Kokoh yang baik hati tapi bawelnya minta ampun. Thanks udah mau jadi temen gue. Thanks udh mau sharing sama gue. Thanks udah ngepoin gue terus.. ahha

Selanjutnya Senior QA kita yaitu Mba Elka. Orangnya sangat baik, lembut, dan keibuan. Gue klo sama mba el ini suka manja2 gtu *hehe soalnya gue sering curhat juga klo berangkat pagi, dikantor blom ada siapa2 jdi doi yang kadang duluan dateng. Ya pagi2 gue ngoceh celoteh2 sama doi kadang baper2an. Ya untung deh doi masih mau dengerin celoteh gue. Hihi. Soalnya mba el juga suka nasehatin and kasih saran ke aku, udh kayak kk sendiri aja *hug. Makasih banyak ya mba el. Maaf banget aku suka merepotkan :D.

Oang yang satu ini adalah ibunya Zumber. Kenapa ibu? Soalnya seluruh keperluan Zumber, doi yang nyiapin jdi kita itu klo mnta apa2 pasti ke Mba Fatma. Ya kayak anak yg mnta jajan ke ibunya ahaha. Mba Fatma ini bagian Finance jdi klo ada apa2 masalah beli membeli ke mba fatma deh larinya. Ga salah jadi ibu emang udh kayak ibu aja. Klo kantor berantakan, klo barang naronya salah, kalo ada yg macem2 dikantor, pasti doi ngomel2 dah. Hihi. Tpi walau pun sering ngomel, orangnya baik banget lho, tergantung orng yg diomelinnya sih. Klo ga nurut, ya diomelin. Klo aku sih ga pernah diomelin soalnya aku nurut. Hehe.

Mas Jojon sebenernya nama aslinya Sarijan, dipanggil Jhon. Karna terlalu keren ga cocok sama mukanya *ups keceplosan peace mas jojon :D. Akhirnya dikantor dipanggil Jojon. Doi bagian IT Support suka bantu2 and kurir juga kadang2. Orangnya agak pendiem, pasrah klo dibully, suka ngelawan klo diomelin Mba Fatma, and penyakit tua Pelupa. wkwkk. Tpi orangnya baik banget, suka beliin makanan klo kita lagi males keluar. Thanks Mas Jhon....

Next, teman baru ku kita satu perjuangan karna kita sama-sama freshgrad and tanggal masuknya bareng. Yups dia ini yang paling kecil dan paling muda di Zumber. Doi anak buahnya Mba El, jadi junior QA. Namanya Aisha dipanggil Icha. Pertama kali masuk anaknya jutek banget, trus ngomongnya cuma klo ditanya aja. aku kira ga bakalan klop sama nih anak. Tapi ternyata setelah berhari-hari dan berbulan-bulan kita ditempat ini. akhirnya kita klop juga. Yang awalnya ga suka ngomong and pendiem, ternyata cerewetnya melebihi aku. ahaha... dasar Icha sok jaim aja awal2 ternyata ketauan aslinya. wkwkwk... Mungkin karna kita yang termuda disini, ya kita sering curhat2an juga, sering alay2, sering gosip bareng. akhirnya klop bgt. Thanks sisyyy...

Nah klo yang ini orang baru dikantor kita. Yang pertama si mba2 cantiks plus cool, agak tomboy klo rambutnya ga panjang ato klo ga suka pake rok mungkin kita ga tau doi cwe ato cwo. hehe *peace. Gue panggil doi ga pake embel2 mba ato apa karna umurnya beda setaun ato 2 thnan sam gue. tapi doi juga ga pantes klo dipanggil mba, lebih cocok dipanggil cicih. Jadi keterusan deh akhirnya gue panggil cicih. hehe... Nah klo yang ini ornagnya pendiem juga klo ga diajak. Tapi sekalinya dibully doi agak ganas *sssttt... hihi. Enggak sih ganasnya sama si kokoh sonson aja, abisnya kokoh suka jailin sih. Tapi katanya sih cinlok *eh. Over all si cicih juga baik banget suka ngajarin photoshop sama mas jojon and gue. Karna doi anak design jdi klo ada yang nanya dia ga segan2 ngasih tau, ga pelit ilmu. oya btw doi bagian UI/UX Design.

Mas Edi bagian Web Programmer gantinya Mas Aziz. Nah mas Edi ini super duper kece, kenapa? coz doi anak backpaker and sekaligus pendiri Backpaker Jakarta. Wihh... Kerennya itu disela-sela kerjaannya tapi doi masih bisa nge eksplore hobbynya. keren kan? Bahkah doi nge jadiin hobbynya itu jadi life style nya yang sangat bermanfaat. cuma hanya waktu ga lebih dari 3 thn, komunitas backpaker Jakarta / BPJ sekarang  udah ribuan lho diisi dengan kegiatan2 yang bermanfaat. Keren ya Mas Edi Congrats.... Oya Ma Edi ini mukanya agak garang, trus agak pendiem. Gue kira awalnya galak, ternyata baik juga klo kita becanda, doi juga nimbrung kok. Hehe

Oya yang terakhir sampe lupa, hehe sorry.... satu lagi yang kadang dikantor tapi kebanyakan diluar sih. Jadi agak kurang bersahabat sama kita2 hahay... Nah yang ini sebenernya atasan gue langsung, Namnya Mba Endah. Awal mula gue panggilnya Ibu, biar agak menghomatilah ya. tapi akhrinya gue ikut2 aja sam yang laen yang manggilnya Mba En. Nah bos gue yang satu ini doi super duper sibuk, jadi jarang banget nongol dikantor. Sekalinya nongol bawa bejibun dokumen untuk di kirim ke customer, dan yang lebih gila nya semua kerjaan yang doi kasih dadakan! oh no! ya emang harus gitu sih maklumlah namaya juga sales, jadi sesuai kemauan customer harus kita ikutin. sabar... sabar... :D. Tapi sayangnya gue kurang komunikatif sama doi, etah kenapa gue agak ga nyambung. Ya akhirnya kita sering misscom deh. Ya maaf ya Mba En, mungkin akunya yang terlalu bodoh jadi ga ngerti-ngerti. hehee...

Trus untuk orang-orang diluar kantor siapa aja gue ga ngerti deh. yang gue tau Mas Ajie sama Mas Bowo. Itu juga taunya setelah beberapa bulan dikantor. hehe. Emang bener ya Tak kenal Maka Tak Sayang. Jadi emang kita harus kenal dulu orangnya siapa dan bagaimana, jangan asal langsung nge judge dan berfikiran negatif dulu sama orang. Memang kadang penampilan luar itu menipu. hehe

Well untuk yang terkahir gue mau ngucapin Terima Kasih Banyak untuk PT. Zumber Informasi Teknologi. Masih karna gue udah masuk jadi bagian dari kalian. Makasih atas kebaikan kalian. Makasih atas lingkungan yang sangat menyenangkan. Makasih atas Kekeluargaan yang singkat ini. Makasih semuanya...

Dimana ada pertemuan pasti ada perpisahan ya...
Semoga Tuhan membalas kebaikan kalian.
Love you all


Foto ini diambil sebelum kita berpisah. Hiks hiks...



Dunia Mimpi

Selalu dan selalu aku bermimpi. Aku merasa nyaman dalam dunia ini. Dunia yang penuh harapan. Dunia yg penuh angan-angan. Dunia yang selalu indah. Selalu menampakkan keindahan dan kedamaian. 

Entahlah dunia apa dan bagaimana. Bahkan tempatnya dimanapun aku tak tau. Tempat itu bagaikan syurga, yang katanya sangat indah. Dimanakah dunia itu bersemayam? Aku ingin tinggal disana. Aku ingin hidup disana.

Yah dunia itu hanya angan semata. Ya jika aku hanya meratapinya tanpa berbuat apapun!

Terdiam termenung dalam kesunyian. Melintas sebuah ingatan dalam pikiran. Terhipnotis pada sebuah mimpi. Entah kapan akan fokus pada tujuan. Entah mulai kapan mulai merancang. Yang pasti beberapa tumpukan buku yang aku lihat saat ini menjadi saksi keberadaannya. Buku yang telah usang ini merekam semua catatan keberadaan dunia mimpi itu. Semuanya tersusun rapih dalam kata-kata. Satu demi satu kata aku coba mengkaitan dengan semua pikiran-pikiran dahulu yang terukir dibenak. Menjadi satu kesatuan yang utuh. 

Ini akan menjadi bukti bahwa aku pernah punya MIMPI. 
Walaupun entah akan terealisasikan atau tidak. 
Entah ini hanya sebuah mimpi dan angan-angan saja atau sebuah 
tujuan.


Lepaskanlah


Suasana kala itu di mana ia duduk saat ini tidak begitu ramai, hanya ada sepasang remaja yang sedang sibuk memotret dirinya sendiri (selfie), beberapa gerombolan remaja lainnya yang sedang mengobrol sibuk berceloteh tertawa riang di rerumputan beberapa meter dari posisi duduknya, sedangkan dirinya yang sedang 'bertamasya' dalam kesendirian.
Entah sudah berapa lama ia duduk sendiri di ujung pembatas bukit ini dengan setiap lamunannya. Sepertinya tak terbersit di pikirannya untuk berpindah ke tempat lainnya. Baginya, posisi di mana ia duduk saat ini sudah cukup membuatnya merasa bahagia. Meski ia sendiri tak tahu lagi bagaimana seharusnya ia memaknai bahagia yang ia kini rasa. Karena pada nyatanya, ia kini sendiri, tak bertemankan siapa-siapa.
Ia tersenyum lalu mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru bukit. Pandangannya kosong matanya menyorot pada hamparan pemandangan gunung yang tepat berada di depannya. Pepohonan lebat, dedaunan hijau, rumput yang sama hijaunya, langit yang biru berpadu mewarnai cerahnya hari itu.

Bukit Paralayang Puncak Bogor

Ia mengejapkan matanya, lalu menghela nafas lega saat mengadahkan wajahnya ke langit. Seperti pasrah melepaskan beban berat yang terlintas dikepalanya. Sepertinya sudah beberapa menit ia tak melepaskan pandangan sedikitpun dari langit, seolah ada kata-kata yang diungkapkan. Entah apa yang sedang ia pikirkan, yang pasti ia terlihat lebih nyaman setelahnya.
Ia sudah berdiam diri sana untuk waktu yang cukup lama. Menyendiri meninggalkan keramaian yang selalu membuatnya terluka. Dalam keramaian ia tak pernah bisa menikmati alam yang ia suka. Menikmati alam untuk memperoleh kedamaian, dan ketenangan batin. Dalam sepi membuatnya tenang, karna dapat leluasa mencurahkan semua apa yang dirasakannya tanpa menyakiti orang lain. Seolah tempat ini menjadi saksi atas semua masalah dan beban yang ia miliki.
Ia menyukai keheningan, seperti gemerisik daun yang bergesekan dengan angin. Ia menyukai keindahan, yang tertuliskan begitu indah di setiap hal-hal kecil di depannya. Bahkan kupu-kupu kecil membawa senyum begitu lebar di bibirnya.
Lepaskanlah beban itu…
Dan tersenyumlah selalu….

Cinta atau nafsu?


Entahlah... Apa yg sedang aku pikirkan. Tpi rasanya hati ini terasa sakit. Lho mengapa? Trnyata apa yg dipirkan menyakiti hati. Memang tak bisa dipungkiri wanita selalu berfikir menggunakan hati dan perasaannya.

Saat ini entah tak ada angin, tak ada hujan, tpi knpa aku tiba2 berfikir tentang perpisahan? Padahal sebelumnya kami baik2 saja. Tdk ada yg diributkan. 

Ya saat ini aku ingin cerita tentang pacarku dan hubungan yg sedang aku jlnkan. Hubungan ini sdh berjalan hampir 3 thn ketika jatuh pda bln agustus. Dari awal smpai detik ini kami jalani dengan perbedaan yg kontras. Mulai dari sifat, kehidupan/lifestyle, kelakuan, bahkan cara pandang kami pun berbeda. Entah apa yg dpt menyatukan kami. Awalnya hal itu wajar dan kami saling yakin bahwa tdk ada orng yg smpurna, maka kami sma2 akan belajar untuk menyempurnakannya. Namun smpai saat ini semua sirna. Tdk ada yg bisa berubah, tdk ada yg mau berubah, tdk ada yg dpt berubah. Yang ada hanyalah perdebatan2 setiap harinya. 

Aku takut hubungan ini hanya dibentuk dri rasa nafsu. Forgive me GOD...

Tapi dua alasan kenapa aku bisa terpaku  dengannya. Agamanya yang menenangkan diriku. Dan kelakuannya yg sangat peduli dan memuliakan ibunya.  Yang aku tau, seorang laki2 jika ia memuliakan ibunya, pasti begitu pula dgn istrinya. Itu knpa aku memutuskan untuk lebih dekat dengannya. Kita tak pernah pacaran, sebab tak ada satu kata pun darinya untuk bicara seperti itu. Dan tentunya di dlm keluarganya pun mengecam hal itu. Beberapa kali aku bertemu dengan keluarganya, langsung memantapkan ku untuk menjadi bagian darinya. Karna aku haus akan lingkungan yg islami, keluarga yang harmonis. 

Aku ingin berubah. 
Aku tau semua salahku, gaya hidupku yg urak-urakan. Kamu hanya membimbingku untuk jadi lebih baik. Aku tau itu tak mudah. Merubah semua kebuasaan jelekku, merubah semua gaya hidupku. Rasanya banyak sekali yang harus aku rubah. Huft...

Tapi aku akan terus mencoba. Tolong jangan pernah berhenti dan jangan pernah lelah untuk membimbingku. 

Terima kasih telah hadir di hidupku. 
I Love you Coz ALLAH


Mau kemana?

Pertanyaan ini mengacu pada alur blog ini. Sebenernya blog ini tuh kearah mana? Ga jelas absurt kebanyakan isinya curhatan. Ahahha

Sebenernya pertama buat blog ini sih cuma pingin tau aja. Selain blogger, wordpress, tumbrl juga ada lho. Awalnya sih ikut2an aja. Dan pada saat semuanya jadi, ga tau mau diisiin apa. Ahhaha... akhirnya terabaikan gitu aja deh. Huft...

Karna blogger lebih gampang gunta ganti template dan background jadi bisa design sendiri deh sesuai kemauan. akhirnya blog lah yang sampe skarang masih aktif. Wordpress sma tumbrl masih pake template orang blom bisa diapa2in juga jadi monoton gitu.

Tahun 2010an dimana blogger lagi hits banget. Ikut2an buat2 blog padahal ga tau mau diisiin apa. Tapi ternyata bermanfaat juga buat naruh catatan kuliah yang sayang dibuang. Dan disini sebenernya kayak file online gitu. Karna udah kebanyakan buku diary dan sayang tulisannya klo dibuang, akhirnya ditumpahin semua deh kesini. Dan akhirnya itulah fungsi blog sebenarnya. Hehhe

Aku suka nulis, aku suka menumpahkan pikiran melalui kata2 entah apa yg aku pikirkan saat itu, yg jelas tangan tidak bisa diam. Dan waktu dulu pernah pingin jadi penulis trus sempet ikut-ikutan komunitas nulis gitu.

Untuk para followers, makasih banyak udah mau follow aku. Dulu pernah belajar marketing online gtu, pingin banget banyakin follower dan viewers untuk ramein blog biar ada iklannya gtu. Kan lumayan ya dibayar sama google :D pas tahun 2012 tiba2 minat nulis udh patah.  Dan maaf ya tulisannya ga jelas. 

Yah intinya sebenarnya sih blog ini curhatan aja. Krna ga tau hrus curhat sama siapa lgi huft #baper jadi ditumpahin ke sini semua deh :D

Ok thank you
Enjoy!

Lokasi dmna post ini ditulis :D


Elang Gagahku Telah Pergi

Bulan Ramadhan tahun itu berbeda dengan tahun sebelumnya.  Bulan itu keluargaku disibukkan untuk menjaga ayah yang sedang terbaring lemah di rumah sakit. Ibu dan kakak-kakakku bergantian menjaga dan merawat ayah. Usiaku saat itu memang masih terbilang 7 tahun. Yah memang masih kecil, bahkan setiap menjenguk ayah aku masih sibuk main-main mengelilingi rumah sakit. Akupun belum begitu mengerti apa yang ayah alami, yang aku tahu ayah hanya sakit biasa.

Sudah berbulan-bulan ayah menginap di rumah sakit. Tetapi tak ada tanda sedikitpun ia akan pulih. Seketika ku menoleh ke arah ayah. Tidak ada senyuman yang menyambut. Ayah hanya tertidur kaku tak sedikitpun bergerak. Ayah terlihat lemah, sampai kulitnya memucat dan menggelambir diatas wajahnya. Hari ini sudah H - 3 artinya tiga hari lagi menyambut hari Raya Idul Fitri. Tetapi ada yang berbeda dihari ini. Dini hari menjelang sahur, telepon rumah berdering. Mang Jip, pamanku disebrang sana menelepon dari rumah sakit. Setelah terjadi percakapan, ibu menutup telepon dengan raut wajah yang bingung. Kali ini tak ada jawaban yang ibu keluarkan. Ibu langsung bergegas memberi tau kakak-kakakku. Aku ikut bersama ibu dan beberapa kakakku. Mobil yang kami tumpangi menuju rumah sakit tempat ayah dirawat. Saat memasuki kamar dimana ayah dirawat, tak ada yang berbeda wajah ayah yang begitu sayu namun badannya tetap kekar. Saat itu ayah minta dipulang atau dipindah kan dari rumah sakit Tangerang, karena di RS itu perawatannya kurang baik. Karena menjelang Lebaran, banyak dokter yang tidak ditempat dan hanya ditangani oleh perawat saja. 


Saat itu, ayah bersikukuh untuk pulang padahal dokter tidak meyarankannya. Akhirnya Ibu membawa ayah pulang dengan alasan ingin memindahkan Rumah sakitnya. Aku senang kukira ayah sudah pulih, akhirnya di bulan Ramadhan itu kami bisa berkumpul lagi pikirku. Senang, dan sangat senang sekali. Akhirnya aku bisa merayakan malam takbiran jalan-jalan dengan ayah. Kulihat wajah ayah tersenyum selama perjalanan memandangiku penuh arti. Setelah subuh ayah sudah sampai dirumah.
Sekitar jam 7an Ibu memindahkan ayah ke salah satu RS di Jakarta. Seperti diRS sebelumnya, ayah tetap tidak ingin dirawat. Padahal dokter sudah memasangkan selang pernapasan aau oksigen di hidungnya. Namun dengan sikap keras kepalanya ayah, akhirnya ayah nekat berdiri turun dari ranjang dan ingin jalan keluar kamar. Belum tegak berdiri dan belum sempat melangkah, tiba-tiba tubuhnya rapuh dan jatuh terbaring diatas lantai. Entah apa yang terjadi, kondisi ayah kritis dan setengah jam kemudian dokter memutuskan bahwa AYAH TELAH TIADA.
Sekitar jam 11an kakak dapat kabar dari RS aku tidak tahu pastinya, karna saat itu aku sedang tidur siang sama seperti anak-anak kecil lainnya. Yang aku tau, saat aku terbangun karena suara gemuruh yang bersumber di ruang tamu. Kaki ku melangkah perlahan menyusuri tembok menuju ruang tamu dengan ketakutan. Ada apakah gerangan?  kenapa bising sekali? ada suara tangsan, ada suara teriakan, dan ada suara orang banyak. Aku Takut. Kuberdiri dibelakang tirai dengan mengintip perlahan. Yang kulihat banyak orang yang sedang merapihkan kursi-kursi dan mengganinya dengan karpet. sedangkan kakak-kakak mengamuk diatas lantai dengan menangis tersedu-sedu. Kenapa banyak orang disini? kenapa kakak2 pada ngamuk? ada apa ini? apa yang terjadi? Salah satu pamanku menanyaiku dan mendekatiku mencoba merangkul dan menggendongku. Perlahan dia menjelaskan bahwa ayah sudah tiada. Aku masih tidak mengerti, ayah pergi kemana emang? 
Beberapa jam kemudian suara ambulance terdengar mendekati rumahku. Terlihat ibuku dan kakak-kakaku yang mengantar ayah tadi. Ibu langsung menggendong dan memelukku dengan menangis tersedu-sedu. Aku yang tak mengerti apa yang terjadi, dengan polosnya tak ada airmatapun yang keluar. Setelah ku pandang apa yang digotong orang-orang dari ambulance, air mataku mulai turun. siapa itu? bukankah itu ayah? 
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ayah adalah sosok yang sempurna untukku. Seperti burung elang yang terbang tinggi di udara. Gagah, tegas, dan penyayang. Badannya yang kekar sebagai tempatku bergelayut manja. Dadanya yang bidang sebagai tempat tangisku dalam pelukkannya. Kata ibu ayah sudah berusia 50 tahunan, tapi bagiku dia masih cukup muda yang belum genap 30 tahun. Ayah sangat adil dan bijaksana bagi keluarganya. Saat aku ribut dengan kakak sebelum aku, bukannya aku yang dibela, tapi ayah memilih untuk memarahi keduanya. Kata kakak banyak pelajaran yang diajarkan oleh ayah. Tapi sayangnya aku tidak merasakan sepenuhnya. Dan sekarang Elang Gagahku Telah Pergi.... untuk selamanya....
Saat ini usiaku sudah 23 tahun ku sudah besar dan aku sudah dewasa sekarang ayah. 14 tahun sudah ayah meninggalkanku. Tidak ada yang dapat aku perbuat untuk mebahagiakanmu, mungkin hanya doa yang dapat aku berikan. Semoga engkau selalu disisi ALLAH SWT. Aku tau, Allah memanggilmu dulu karna Allah sayang padamu. Aku rindu Ayah....
Salam Rindu dariku. Aku sayang Ayah....






Aku sedikit kecewa dengan keadaan ayah saat itu. Sebelum ayah terbaring lemah, ayah belum sempat membelikan baju dan sepatu baru untukku. Yah memang sudang keinginan anak-anak seusiaku untuk menyambut hari Raya. Janji ayah jika sempurna puasaku, ayah akan membelikan sepeda baru untukku. Tapi kenapa ayah pergi duluan? Benarkah ayah takkan kembali lagi? Kata anak usia 7 tahun.






Jakarta, 11 Febuari 2016

Rejeki itu ada dimana saja

Salah satu berita yang di terbitkan kompas sangat menggugah hati saya. Berikut pemaparannya:



BAUBAU, KOMPAS.com - Tumpukan sampah karton dus kemasan terlihat menumpuk di salah satu sudut ruangan di dalam sebuah gudang yang berdinding papan kayu. 
Di depan gudang terlihat banyak tumpukan sampah plastik dari minuman yang terbungkus dalam karung besar.
Seorang lelaki berkulit agak hitam, dengan cekatan membersihkan satu per satu gelas plastik dengan pisau dan kemudian memasukan dalam karung plastik.
Arman (30), warga Kelurahan Lamangga, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau, ini sudah hampir setahun melakukan usaha pengolahan sampah. 
“Mungkin sebagian orang tidak mau bekerja mengolah sampah seperti saya ini. Tapi dari sampah ini, saya bisa mencukupi anak dan istri saya serta enam karyawan saya,” kata Arman, Selasa (22/12/2015). 
Dari hasil mengumpulkan sampah, Arman mengaku bisa memperoleh keuntungan sekitar Rp 15 juta tiap bulannya. 
Awal mulanya, lelaki yang hanya mengenyam pendidikan sampai di bangku SMP ini mengaku bekerja mengumpulkan sampah kepada orang lain. Ia terus belajar hingga dipercaya untuk menjadi asir di pengolahan sampah tersebut. 
Setelah 10 tahun bekerja dengan orang lain, Arman kemudian mencoba melakukan usaha sendiri setelah mempunyai modal sendiri.
“Setelah modal saya terkumpul, saya coba lakukan sendiri. Mulanya karyawan saya hanya dua orang, tapi sekarang sudah ada enam orang. Mereka ada yang sekolah ada juga yang tidak sekolah," kata dia.
"Mereka ada yang mencari sampah ada juga yang menjaga di sini,” tutur dia lagi.
Sampah yang dikumpulkan yakni sampah plastik, kartus dus kemasan, besi tua dan kertas. Sampah tersebut dipilah-pilah dan dikumpulkan satu macam jenisnya dan kemudian ia jual ke produsen pengolahan sampah.Untuk lebih lengkapnya bisa buka disini ya: http://regional.kompas.com/read/2015/12/22/14323501/Dari.Sampah.Amran.Raup.Untung.Rp.15.Juta.Sebulan

Ternyata rejeki itu bisa datng dari mana saja. Tanpa kita sadari seluruh apa yang ada di bumi merupakan limpahanNya. Bagaimana tidak, dari sampah pun dia bisa dapat rejeki. Hanya dari sampah! Yang kadang orang mengabaikannya karna merasa jijik. Tapi klo itu halal why not? Apa lagi setelah dikalkulasi keuntungan per blnnya 15jta bahakn dia sdh bisa memperkerjakan orng lain. Brati bisa bermantaaf untuk orng lain juga. Itu kan luar biasa menurut saya bahkan lebih besar dri orang2 kerja lho! 

Itulah mengapa, kadang kita suka meremehkan hal2 kecil. Padahal dari hal kecil itu kalau terus ditimbun toh akhirnya jadi besar juga kan? Ini pelajaran berharga untuk saya. So mulai sekarang jgn pernah meremehkan hal kecil ya, and Tetep semangattt... ;)

LEBIH BAIK KERJA CERDAS ATAU KERJA KERAS?

Kata2 ini terlintas dibenak saya ketika saya dengar dari mulut teman saya. "Makanya jangan kerja keras! Kerja cerdas dong!!!" Apa bedanya dari kedua kata itu? Sesuai katanya banyak yang bilang jika kerja kera itu capek butuh usaha besar untuk melakukannya banyak pengorbanan yang harus diterjang, namun jika kerja cerdas hanya berputar otak memikirkan bagaimana keuntungannya tidak perlu susah payah berusaha tidak perlu capek2 kerja ga perlu susah. Benarkah???



Salah satu artikel yang membuat saya setuju, yang membuat saya semangat, yang membuat saya mengerti arti keduanya.....

INI DIA ARTIKELNYA

Ada yang mengatakan bahwa untuk sukses, kita memerlukan kerja keras alias work hard. Tapi, dewasa ini orang-orang mulai memunculkan gagasan kerja cerdas atau work smart. Di Amerika Serikat, prinsip kerja keras telah mengakar di Negeri Paman Sam itu selama lebih dari 3 abad. Dahulu, ketika sektor industry dianggap paling menjanjikan dan memasuki masa keemasannya, semua orang berlomba-lomba untuk bekerja keras. Kini, ketika zaman sudah berubah, bisnis beralih dan memusatkan konsentrasinya pada sector pelayanan. Berkembanganya era digital dan teknologi informasi membuat para pekerja dan pebisnis mulai berpikir bahwa kerja cerdas akan memberikan hasil yang lebih baik.

Kerja keras mengacu pada proses bekerja yang tekun, terus-menerus, sabar, dan bersedia melakukan banyak hal untuk mencapai kesuksesan. Contohnya sangat banyak di sekitar kita, bagaimana dulu para pengusaha hampir bangkrut saat krisis moneter tahun 1997. Tapi, dengan kerja kerasnya, mereka tetap bertahan membangun kembali usahanya. Begitu juga dengan korban tsunami di Aceh dan tanah longsor di Nepal yang membuat orang-orang kaya kehilangan seluruh rumah dan harta benda lainnya. Mereka meniti kembali usahanya dari awal, kembali dari nol. Hanya orang-orang yang bekerja keras saja yang bisa bertahan menghadapi situasi sulit seperti itu.

Di sisi lain, kerja cerdas banyak digaungkan oleh para eksekutif dan pebisnis muda masa kini. Menurut mereka, ada banyak sekali peluang di sekitar kita. Kita harus cerdas dan berpikir taktis untuk mampu menangkap dan memanfaatkan peluang yang ada. Banyaknya pengangguran saat ini tidak lain karena ketidaktahuan dan kemalasan berpikir. Kalau ada orang yang sudah bekerja selama belasan bahkan puluhan tahun tapi tidak bisa kaya, itu juga karena orang-orang itu tidak paham bagaimana bekerja dengan cerdas. Bekerja cerdas berarti mengurangi waktu kerja, tapi meningkatkan produktivitas. Dengan demikian, seseorang memiliki waktu yang lebih banyak.
Bekerja keras sebenarnya merupakan mental dasar yang harus dimiliki oleh semua orang. Orang yang bekerja keras akan bisa menghadapi situasi sulit sekalipun. Kerja keras adalah dasar yang harus dimiliki untuk membangun usaha dan karir. Sayangnya, dalam beberapa bidang keahlian kerja keras tidaklah cukup. Bekerja keras tanpa kerja cerdas hanya akan membuang waktu dan energi, tanpa memberikan banyak hasil. Saat itulah dibutuhkan adanya kerja keras. Seseorang harus memutar otaknya agar ia bisa menghasilkan lebih banyak dengan modal yang sama.

Mengapa tidak mengaplikasikan keduanya sekaligus?

Bekerja cerdas memang sangat diperlukan, tapi ini hanyalah setengah usaha untuk mencapai kesuksesan. Tidak ada satupun pengusaha sukses atau pemilik jabatan eksekutif yang tidak bekerja keras. Saat ini memang banyak sekali pakar dan pengusaha yang menganjurkan untuk lebih bekerja cerdas. Pengusaha seperti Donald Trump, Bill Gates dan Mark Zuckenberg memang hanya akan mengatakan bahwa kesuksesannya dibangun dengan kecerdasan, kecerdikan, ketelitian, kemampuan mengambil resiko, dan otak brilian. Padahal di balik kesuksesannya, mereka pernah mengalami jatuh-bangun. Mereka pernah hanya tidur selama 3 jam di tempat yang tidak nyaman. Mereka pernah bangun dini hari untuk mempersiapkan pekerjaannya, ketika orang lain masih enak tidur. Para pebisnis sukses ini tahu betul, bahwa keberhasilan membutuhkan kerja keras. Bahkan gagasan kerja keras ini pun masih mereka lakukan sampai sekarang. Faktanya, belum ada satu pun pengusaha kaya raya yang langsung puas menikmati kerja kerasnya di usia tua. Meskipun sudah tua, mereka tidak diam saja di rumah atau jalan-jalan dan berbelanja.

Alexis Ohanian menyatakan bahwa untuk membangun sebuah bisnis, seseorang harus bekerja keras dan kerja cerdas sekaligus. Di awal, seseorang wajib bekerja keras dan dan menjalani hidup penuh tekanan. Harus menghemat untuk bisa mengumpulkan modal dan mengembangkan bisnis lebih luas lagi. Untuk mengembangkan bisnis ini, kita juga harus cerdas melihat kebutuhan pasar. Kita tidak hanya memasarkan, tetapi memenuhi kebutuhan masyarakat dan menarik perhatian mereka dengan apa yang kita miliki.

Keberhasilan tidak hanya dibangun dengan kerja cerdas. Setidaknya, tidak sesederhana itu. Menurut Michael Moroney, orang sukses memang bekerja dengan cerdas, tetapi juga sekaligus bekerja keras. Keduanya harus dikombinasikan. Tidak mungkin bisa sukses hanya dengan salah satunya.
http://www.arthinkle.com/articles/detail/kerja-keras-atau-kerja-cerdas


Than..... setiap kerja keras maka harus dibarengi dengan kerja cerdas begitupun sebaliknya. Kalau kita hanya kerja keras saja bertahun2 akan sama, akan begitu2 saja. Tapi jika kita cerdas melihat potensi diri kita, cerdas melihat peluang, cerdas melihat lingkungan. Maka yang kita dapatkan pun akan lebih dari yang kita harapkan. Dan tentu saja didalam kerja cerdas harus ada kerja keras agar apa yang kita kerjakan berjalan terus menerus walau pun harus jatuh bangun. ^___^

Tangerang 
6 Febuari 2016
08:14 WIB 

Busway Vs KRL


Setiap aku pulang ke kota asalku menggunakan alat trasportasi yang lebih mudah dan cepat maka aku pilih kereta. Dari Pasarminggu (stasiun yang dekat dengan kampusku) sampai Tangerang (kota tujuan pulang) kira-kira ditempuh kurang lebih 2jam an itu pun kalau dari stasiun transit (Duri) kereta tujuan tangerang langsung tersedia. Aku menggunakan kereta jurusan Bogor-Jatinegara, dimulai dari stasiun pasar minggu turun di stasiun Duri dan harus berganti kereta jurusan Tangerang. Aku mungkin bisa dibilang penghuni kereta baru, kira2 baru akhir tahun lalu aku aktif menaiki KRL komuterline JABODETABEK sampai saat ini sudah hapal semua rutenya hehe. Ya selain cepat sampai tujuan, tempatnya nyaman, dan lagi biaya ongkos kereta pun tidak mahal. Hitungannya, 3 stasiun pertama 2 ribu, 3 stasiun berikutnya ditambah 500 (klo ga salah ya :D) soalnya aku biasa pulang ongkosnya cuma 4.500 saja lumayan deh. Dari awal kuliah aku belum tahu rute kereta di tangerang, jadi aku lebih pilih naek busway saja. Tapi jika dibandingkan ongkosnya lebih murah busway hanya 3500 ke semua tujuan. Tapi kalau dari rumahku lebih mahal naek busway, soalnya dari tangerang harus naek angkot ke kali deres (kan busway adanya dijkt doang jdi harus ke jakbar dulu) lumayan agak jauh ongkosnya kalo dulu 4000 (ga tau sekarang :D). Nah kalau di akumulasikan rutenya seperti ini:

1. Naek Busway = angkot ke kali deres = 4.000 sekarang 6000 Naek busway jurusan kali deres-pulo gadung = 3.500 transit di monas. Aek lagi jurusan monas-Ragunan turun di halte pejaten. Naek angkot 36 turun di dpn UNAS ongkos= 1500 (klo dulu) 2500 (sekarang). Waktunya lebih cepat sekitar 3jam lambat 5jam (macet, nunggu busway, segala macemlah).

2. Naek Kereta = angkot ke stasiun kota tangerang ongkos=2500/3000 naek kereta kcomuterline JABODETABEK ongkos 4.500 turun di stasiun duri transit naek kereta jurusan bogor turun di pasar minggu naek angkot 61 ongkos= 3000 turun langsung depan UNAS. Waktunya paling cepat 1jam paling lambat 3jam (lambat karena nunggu kereta dari duri ke bogor).

Nah jadi klo ditanya enakan naek apa? Jawabannya kereta! Soalnya ga ada macetnya walaupun di kereta kita ga dapat tempat duduk tapi kereta cepat sampainya. Beda dengan busway kemacetan ibukota ga bisa terbantahkan! Apalagi klo musimnya banjir, busway banyak yang ga beroprasi karenanya. Sampe inget waktu itu sekitar jam 10an berjam2 nunggu di harmoni sampe penumpang nge beludak, ga ada satupun busway yang mau ke arah kali deres soalnya katanya banjir di halte pesing apa gitu. pengalaman banget nih pas musim ujan banyak busway yang mogok atau memogokan diri. yang sengaja memogokan diri karna ga berani nerobos banjir walaupun penumpangnya membeludak tetep aja ga peduli. 

Pernah saat pulang dari kampus sampe halte harmoni sekitar jam 8an. dan antrian saat itu sudah panjang seperti biasanya jadi ga ada yang aku hirauin. Semua penumpang pun yang biasa antri tetap pada barisannya masing-masing. sampai jam 9 menuju jam 10an kenapa buswaynya ga ada yang datang untuk mengangkut penumpang? padahal saat itu penumpang jurusan Harmoni-Kalideres sampai membeludak. hal ini hanya berlaku pada koridor kami. ternyata dapat kabar bahwa di sekiar pesing sampai grogol banjir jadi busnya tak ada yang ingin melintas. Sebagian penumpang pergi meninggalkannya. Tapi entah kenapa sebagian besar penumpang tetap bersikeras untuk menunggu dan berharap ada bis yang akan mengangkutnya, salah satunya aku. Entahlah apa alasan mereka, tapi yang jelas alasanku karna tidak ada ongkos lagi. Sehari aku hanya dikasih uang jajan 50 ribu 20ribu buat ongkos sisanya buat makan plus print atau copy tugas kuliah jadi bisa-bisa aku ngebaginya. Selain itu 
karna jam 9 mana ada angkot yang melintas bahkan dengan kondisi banjir seperti ini. 

Aku Gila....!!!

Entahlah kenapa selalu seperti ini? 
Apa yang sebenarnya aku pikirkan?
Apa yang sebenarnya aku mau?
Apa yang sebenarnya aku butuhkan?
Kenapa aku selalu bilang tidak ada yang peduli denganku?
Kenapa aku selalu merasa sendiri?
Kenapa aku seperti ini?
Apakah aku tidak pernah bersyukur?
Apa yang terjadi dengan diriku?
Apa yang terjadi dengan hidupku?
Apa yang sebenarnya ada dipikiranku?
Apa pikiranku tak sehat?
Apakah aku labil?
Apa mungkin aku gila?
Kenapa sikapku aneh tak menentu?
Kenapa dibalik senyum selalu ada kesedihan?
Kenapa dibalik tawa selalu ada tangisan?
Kenapa????

Ada apa dengan diriku????
Aku hanya ingin seperti dulu. Aku ingin jadi ima yang dulu. Selalu semangat. Selalu positif. Selalu tau apa yang akan dia lakukan. Selalu bergerak dengan mimpi-mimpinya. Selalu semangat untuk cita-citanya. Selalu belajar dari kesalahan. Selalu siap mengambil resiko. Selalu berani melangkah. Selalu berbagi. Selalu tersenyum. Dan Selalu merasa bahagia.

Saat itu aku sangat semangat. Karena aku punya mimpi besar. Aku punya harapan tinggi. Aku punya cita-cita yang luar biasa. Membuat diriku semangat. Mendorong otakku untuk belajar. Memberikan warna dalam pikiranku. Karna keyakinan yang tertanam. Dan keberanian yang selalu tumbuh. Saat itu aku bangga dengan cita-citaku. Dan aku ingin membuat orang tuaku bangga padaku.

Tapi saat ini..... Semuanya jauhhhh...
Semuanya sudah menjauh. Tak ada lagi. Semua sirna tertiup angin. Ketika aku sadar ternyata hidup tidak seindah mimpi. Tidak seperti apa yang dipikirkan. Tidak selalu manis. Semuanya butuh PERJUANGAN...!!! Dan aku kalah... Aku IKHLAS membuang cita-citaku. 

Saat ini aku tidak minta apa-apa. Aku tidak akan jadi apapun. Aku tidak mau menjadi orang hebat. Aku tidak mau punya mimpi. Aku tidak mau...

Aku hanya minta satu..... "Aku hanya ingin bahagia TUHAN!"



Tangerang 
28 Jan 2016
21:39 WIB

Resolusi 2016




Setiap menginjak tahun baru, pasti semua orang punya resolusi sendiri untuk peningkatan kualitas diri. Begitupun saya, ingin sekali meningkat setiap tahunnya ingin sekali bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, orang sekitar, syukur2 masyarakat luas. Hehhe :D

Terbesit angan-angan dalam diri untuk jadi lebih baik. Ini dia Resolusiku tahun 2016 adalah:
1. Punya usaha sendiri
Saat ini sudah banyak pengusaha muda yang terbukti diIndonesia. Jujur, saya terpengah malu sekali. Beberapa saya lihat seumur saya sudah jadi jutawan bahkan ada yang lebih muda dari saya. Sangat membanggakan sekali rasanya. Di beberapa artikel yang saya baca, banyak pengusaha tidak mempedulikan modal, mereka mulai dari nol. Itu yang benar2 menggugah diri saya. Dari zaman kuliah saya peraktikan mulai dari jualan baju, assesoris, sampai makanan. Tapi sayangnya saya belum bisa :'(  tapi tahun ini saya akan coba lagi. Wish me luck! Bismillahh....

2. Konsisten menabung.
Yupz, 'konsisten' bukan 'mulai' karna Menabung sebenarnya bukan mulai hari ini. Dari kecil pun sudah mulai menabung. Tapi sayangnya saya merupakan manusia terboros. Dari dulu saya tidak pernah punya uang sisa. Karena sebagai anak 'bontot' atau paling akhir dikeluarga mental saya sebagai peminta duit bukan pemberi. Jadi setiap dikasih duit dari orang tua atau kakak, pasti langsung abis saat itu juga. Namun tahun ini terasa nuansa yang berbeda. Saat ini saya sudah kerja, dan sudah menghasilkan duit sendiri walaupun tidak seberapa :D Maka dari itu keinginan menabung sangat tinggi untu menunjang keinginan saya punya usaha sendiri. Semangattt....!!!  ;)

3. Pola Makan Sehat
Entah ini wajib atau enggak dalam kehidupan saya. Yang jelas dari dulu saya selalu acuh masalah ini. Walaupun badan saya gemuk dan saya termasuk obesitas. Soalnya saya ga suka makan sayur dan olahraga. Tapi setelah terakhir saya makan mie ayam baso (my favorite food) dengan super pedasnya, keesokan harinya perut saya serasa diiris2 sakit sekali dan berkali2 muntahber bolak balik kamar mandi. Setelah kedokter, sebenarnya saya juga punya wasir dikarenakan pedas itu. Yang lebih parahnya lagi, kata dokter lambung saya sudah tidak kuat menahan pedas. "Klo lama kelamaan seperti ini, bisa robek ususnya". Wew seran sekali....!!!! OMG....
Mau ga mau ditahun ini saya harus menerapkan "pola makan sehat" harus banyak makan sayur dan buah itu prioritas saya. Yes.... I can do!

4. Tidak menunda Waktu (The power of Now)
Kebiasaan terburukku selalu bilang "entar aja" "nanti saya kerjakan". Tapi ujung-ujungnya lupa dan ga dikerjakan. Banyak banget ide2 yang terbesit, tapi selalu bilang nanti dikerjainnya akhirnya ga ada hasil. Dan untuk tahun ini pokoknya jangan pernah lagi bilang itu. Klo ada ide atau angan2 harus melakukan itu. Maka dicatat apa dulu yang harus diprioritaskan dan kerjakan secepatnya. Maka disini saya harus punya buku khusus untuk "ide dan action" dengan begitu saya tau apa saja yang ada dipikiran dan apa saja yang sudah dilakukan. Do It Now!

Itulah resolusi saya ditahun ini semoga terwujud aminn....
May Allah Bless me....
Good Luck



Tangerang, 7 Januari 2016
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...