Laman

 photo tabfashion.png photo tabtumblr.png photo tabtutorial.png
 photo tabtutorial.png

Arti Penting mempelajari Ekonomi Politik Internasional

Dilihat dalam bahasan yang berbeda, dimana Ekonomi berkaitan dengan uang, pasar, perdagangan, kekayaan, harga dan lain sebagainya. Sedangkan politik membicarakan tentang kekuasaan, power, kepemerintahan, kedaulatan nasional, dan lain sebagainya. Ekonomi dan politik menjadi suatu yang paling dominan bagi negara. Dan juga menentukan bagi jalannya suatu negara tersebut, apakah stabil atau cenderung labil.

Ilmu ekonomi diimplementasikan dalam pasar, dan tujuan dari pasar sendiri adalah untuk mencapai kesejahteraan. Sedangkan politik merupakan sebuah instrument yang sangat melekat dengan pemerintahan sebuah negara, yang memiliki tujuan utama untuk mencapai kekuatan. Walaupun kedua hal ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan, namun keduanya saling terkait satu sama lain. secara khusus ekonomi politik menjelaskan hubungan antara negara dengan pasar. “Hal ini merupakan hubungan yang kompleks dalam konteks internasional antara politik dan ekonomi, antara negara dan pasar, yang merupakan inti dari EPI” (Jackson & Sorenson,2009:228).


PERBEDAAN EKONOMI POLITIK DAN EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL
1. EKONOMI POLITIK
Gilpin (2001) mengungkapkan bahwa inti dari studi ekonomi politik adalah bagaimana ilmu pengetahuan ada, dapat digunakan negara sebagai sarana untuk memperkaya negara yang bersangkutan. Menurut Gilpin bahwa inti atau kunci utama dari studi Ekonomi Politik terletak bagaimana ilmu pengetahuan tersebut mampu membuat negara menjadi negara yang kaya. Karena bahwa focus utama dalam ilmu ekonomi politik adalah pada kekayaan bagi negara. Ekonomi Politik hanya menyinggung ke arah bagaimana suatu negara dapat memperkaya dirinya sendiri beserta dengan urusan-urusan politik domestic. Maka dalam hal ini Ekonomi politik hanya fokus pada ruang lingkup negara atau untuk memperkaya negaranya.

2. EKONOMI POLITIK INTERNASIONAL
Ekonomi Politik Internasional memiliki ruang lingkup yang lebih besar dimana mempelajari interaksi aktor internasional dalam usahanya untuk meningkatkan ekonomi. Ekonomi Politik Internasional itu sendiri menitikberatkan pada pemahaman interaksi antara pasar dan actor politik yang ada di kancah internasional. Ekonomi Politik Intenasional memandang lebih luas lagi, karena cakupannya bukan hanya interaksi antara politik dan ekonomi saja, namun juga membahas tentang interdependensi antara negara satu dengan negara yang lain, rezim-rezim internasional, dan tentu saja, cara untuk mencapai kepentingan nasional.

Pentingnya studi Ekonomi Politik Internasional awal 1970-an dimana terjadinya kemerosotan ekonomi AS yang secara global berdampak pada kemampuan politiknya. Setelah pasca PD 2 bermunculan negara baru yang merupakan mayoritas negara miskin, tingkat pertembuhan ekonominya rendah, dsb. Dimana terjadinya krisis perekonomian akibat perang yang secara terus menerus terjadi di berbagai belahan negara. Krisis ekonomi ini membuat masyarakat internasional mulai memperhatikan bahwasanya ada keterkaitan antara politik dan ekonomi.  Sedangkan dalam buku Yanuar Ikbar "Ekonomi Politik Internasional" Bahwa studi EPI dimulainya diskusi-diskusi ketidakadilan dalam sistem internasional terutama dalam tata ekonomi dunia yang dikuasai oleh negara-negara besar industri yang maju, ketidakadilan tersebut secara garis besar dapat dibagi dalam tiga pola: a. Tidak meratanya pembagian kekayaan di dunia diantara negara-negara kaya yang maju dan negara-negara dunia ketiga yang miskin, b. Tidak meratanya angka-angka pertumbuhan ekonomi dalam sistem, dan c. Tidak meratanya pembagian kekayaan materiil di sebagian negara-negara ketiga itu sendiri.

Fokus kajian EPI dimana setiap manusia berkepentingan dengan kelangsungan hidupnya. Setiap manusia ingin memenuhi kebutuhan hidupnya. Maka dari itu, salah satu alasan orang bernegara guna terpenuhi kebutuhannya dengan baik. Dan tugas negara dalam hal ini adalah mensejahterakan rakyatnya. Politik dapat diartikan sebagai kajian bagaimana kehidupan bernegara tidak dapat dipisahkan dengan kebutuhan orang. Maka Kajian EPI dilihat dari bagaimana sebuah negara dalam berinteraksi dengan negara lain tidak hanya berusaha untuk mencapai kekuatan, tetapi juga mencapai kesejahteraan bagi negaranya, kekuatan negara dan kesejahteraan ini didapatkan melalui keuntungan-keuntungan dari terlaksananya kerjasama atau hubungan timbal-balik antara ekonomi dan politik.

Oleh Ima Sarah Nabila
*digunakan sebagai tugas mata kuliah Ekonomi Politik Internasional
Sumber: internet, buku EPI yanuar ikbar, dan materi kuliah.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...